Panen Garam Tradisisonal

Posted: Oktober 22, 2009 in Uncategorized
Tag:, , , , ,

Tradisi memanen garam secara tradisional masih terus dilestarikan di Ston, Kroasia. Seperti kebiasaan nenek moyang mereka, panen garam pun dilakukan dengan menggunakan sekop.

Teluk Ston sangat stategis untuk memanen garam karena posisinya yang dekat dengan laut. Air laut mengalir masuk ke teluk dan ditampung dengan kolam-kolam dangkal di dekat pantai. Setelah ditampung air pun menguap dibantu dengan angin dan tempratur yang tinggi, sehingga kadar garam makin lama makin tinggi. Saat air telah menguap seutuhnya, yang tersisa hanya butiran-butiran garam. Saat itulah garam sudah siap dipanen.

Pada saat memenen, para pekerja teleh siap dengan sekop mereka masing-masing. Mereka mengeruk garam dengan sekop, kemudian dinaikan ke kereta pengangkut garam untuk diangkut menuju gudang penyimpanan. Setelah sampai gudang penyimpanan, garam pun dikemas dan siap dipasarkan.

Walaupun keuntungan dari memanen garam secara tradisional tidak sebesar produksi dengan mesin, tapi para pekerja optimis bahwa tujuan utama mereka adalah untuk melestarikan cara lama. Di samping itu, dengan metode tradisional akan menghasilkan garam yang lebih alami dan proses produksinya pun ramah lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s